Rabu, 05 Juni 2013

KEBAHAGIAAN YANG SEBENARNYA

Entah harus dari mana saya memulai kata-kata ini. perasaan saya kepada pria itu yang selalu masuk kedalam fikiran saya. setiap saat, di manapun saya berada fikiranku tetap memikirkannya. seharian saya jalan sama teman saya tapi entah kenapa jika saya sudah kelamaan berada di luar itu rasanya kepikiran terus sama pria kesayangan saya itu. takut jika dia curiga, takut kalau dia marah karena saya terlalu lama berada di luar semua perasaan khawatir saya kepadanya walaupun hampir setiap saat saya memberi kabar kepadanya.

Setelah sampai di kos saya masih terus menghubungi dia dengan mengirim pesan melalui sms dan sesekali mencoba menelfon sekedar endengar suaranya tapi tak ada jawaban dari telfon maupun sms itu sampai pada saat kak Rullah (teman dari pria kesayanganku) itu sms ya cuma kata-kata juga sih ucapan selamat malam yang dikirim kesemua kontaknya kesempatan saya untuk bertanya tentang kabar priaku itu sampai akhirnya sms copy itu membuat priaku nge-sms saya bertanya siapa yang saat itu sms saya dan saya pun menjawabnya. sejak pulang saya makin kepikiran dan banyak membuat kata-kata tentang isi hati saya buat Rendy pria kesayanganku itu.

Saya bangga, saya bahagia, saya sayang, saya rindu, dan saya terharu dengan apa yang saya rasakan semua tentang dia. entah apa yang membuat perasaan saya sebahagia ini. Jika difikirkan menggunakan logika tak ada yang membuat saya bahagia dari caranya sms hari ini yang tanpa kata 'sayang' dari cuek-cuek nya dia seharian ini tapi perasaan saya tetap bahagia jika saya mengingatnya. mengingat kebersamaan kita, mengingat semua yang sudah kita lakukan bersama, terebih jika saya berhayal kalau dia saat ini berada di samping saya menemani saya disini. Sayang, rindu, bahagia itu yang saya rasakan malam ini. 

Saya bersyukur dan sangat sangat bersyukur bisa belajar menyayangi dengan ketulusan belajar menghargai dan mencoba menjadi yang terbaik demi seseorang yang sangat saya sayangi. tak pernah saya merasakan perasaan seperti ini kepada pria sebelum dia yang pernah memasuki kehidupan saya.. Rendy sudah mengajarkan saya arti kasih sayang yang sebenarnya bagi saya inilah yang dinamakan cinta pertama. cinta tanpa rasa pamrih tanpa menuntut apapun dari pasangan kita. dan sepertinya rasa sayang kepada pria sebelum rendy itulah yang di sebut dengan cinta monyet. kini saya sudah beranjak dewasa semoga kebahagiaan,kedewasaan selalu mengiringi hubungan yang sudah terjalin selama 3 tahun ini. Dan insyaallah Rendy jadi cinta pertama dan terakhir buat saya :)

Rendy I Love You.. Love you.. Love You So much, and
I Miss You.. Miss You.. When You're gone
Rendy I Need You.. Need You.. Need You So much,
Since above that LOVE IS YOU MY RENDY :*



Tidak ada komentar:

Posting Komentar