Kamis, 23 Mei 2013

3 Tahun Terakhir

'' Saya bukan 'Robot' , saya tahu rasa sakit itu seperti apa, saya juga tahu rasanya diabaikan itu seperti apa "

                Ini tentang perasaan saya kepada seseorang. siapa lagi kalau bukan priaku Rendi. Dia *mungkin* mengira saya adalah 'Robot' yang tidak memiliki perasaan dan tidak memiliki rasa sakit, sehingga dia bisa mengabaikan saya sesering yang dia suka. Saya selalu memberi perhatian terbaik yang bisa saya berikan, sesering mungkin saya selalu mengingatkan dia agar tidak lambat makan. Sayangnya, usaha terbaik saya lebih sering mendapat pengabaian, kadang dia merespon tapi respon itu tidak dia berikan dengan sungguh-sungguh. Respon itu malahan terlihat seperti penghiburan untuk seorang 'robot' yang sudah kelelahan dan kebingungan.

              3 tahun terakhir, saya tidak mengerti, apakah semua yang saya lakukan untuk dia adalah hal yang sia-sia atau tidak ? Saya tidak mengerti, apakah benih baik yang saya tabur telah siap menuai kebaikan yang saya harapkan atau tidak menghasilkan sama sekali.

             Memang saya labil dan tidak cerdas secara emosi. saat sedang putus.. yah putus karna hubungan ini sering putus nyambung, saya pernah mencoba berkali-kali untuk melupakan dia, sayangnya hal itu tidak dapat dilakukan secara instan, status ini menyesakkan saya berada dalam posisi yang sering di abaikan. Apakah yang saya lakukan selama ini adalah rencana pembahagiaan atau sesuatu yang berpeluang membuat saya kesakitan ? dia berkata sayang dan kangen, tapi kenyataannya dia tidak pernah membuktikan sayang dan kangen itu melalui tindakannya yang sangat amat cuek itu. Dia berkata maaf, tapi kenyataannya dia mengulangi kesalahan yang sama, lagi dan lagi. Bahkan, saat saya menunjukan sikap lelah untuk bertahan, dia belum tentu peduli dan memikirkan perasaan saya. Saya benci di abaikan !!!

             Kalau benci diabaikan, lal kenapa saya tetap bertahan saat saya perhatian tapi dia tidak ? Kenapa saya bertahan saat saya merasa kangen tapi dia tidak ? Kenapa saya bertahan saat saya dianggap 'Robot' ? Kenapa saya bertahan diabaikan ? Bahkan semua wanita normal pun tidak ingin mengalami hal seperti ini, tapi kenapa saya bertahan ?

            Saya tidak pernah menuntut semua waktunya, saya tidak pernah menuntut dia untuk selalu  mengikuti apa yang saya mau, dan saya tidak pernah melarang dia untuk melakukan apapun yang saya mau hanya sedikit kepekaan terhadap saya dan hubungan ini.

           Rendi memang selalu membajak otak saya, disetiap selnya berisi DIA. Saya sering menulis tentang dia, memikirkan dia dan merindukan dia. Tapi, saya pun juga harus memikirkan, apakah saya merasa bahagia saat menyayangi dan memberi perhatian kepada pria kesayanganku itu dengan tulus ? Saya percya, cinta itu harusnya mengobati bukan melukai. Saya lelah, kebingungan . dia tidak kunjung memberikan tanda. Saya bukan 'Robot', saya tahu rasa sakit itu seperti apa, saya juga tahu rasanya diabaikan itu seperti apa.

           3 tahun terakhir, Rendi yang terbaik. 3 tahun terakhir, cuma dia yang dapat menyakiti saya 
dan cuma dia yang bisa jadi obatnya. 3 tahun, terakhir.....
Semoga dia yang terakhir :-)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar